Kontribusi Mahasiswa KKN Kelompok 367 UNS di Desa Tawangharjo

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan suatu sarana bagi mahasiswa untuk berperan langsung dalam kehidupan bermasyarakat. Program yang ada dalam KKN juga melibatkan masyarakat di desa sekitar. Begitu pula beberapa program kerja yang dijalankan oleh mahasiswa KKN kelompok 367 UNS di Desa Tawangharjo selama 45 hari terhitung sejak 13 Juli 2022, diantaranya adalah reuse sampah organik sebagai pupuk untuk penanaman bibit, pemilahan sampah anorganik untuk kemudian dijual, pembuatan website desa, dan pemanfaatan rest area. Selain program kerja dari pihak mahasiswa, mahasiswa juga turut berpartisipasi dalam kegiatan–kegiatan desa antara lain pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT), kegiatan posyandu, penginputan profil desa, kerja bakti, dan sebagainya.

Pada program kerja reuse sampah organik sebagai pupuk untuk penanaman bibit, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) telah menyelenggarakan sosialisasi pada saat terselenggaranya acara jalan sehat berupa pengolahan limbah rumah tangga atau sampah dapur menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Sasaran program ini adalah warga RT 01 RW 04 Dusun Dalingan Desa Tawangharjo, Grobogan, pada hari Minggu, 14 Agustus 2022. Pembuatan pupuk ini sebagai campuran media tanam untuk membuat pertumbuhan tanaman menjadi lebih bernutrisi. Pembuatan POC sangat mudah dan tidak membutuhkan biaya besar. Hanya dengan memanfaatkan limbah rumah tangga seperti sisa buah dan sayuran maupun nasi sisa, kemudian dimasukkan ke dalam ember dengan dicampurkan larutan dekomposer berupa EM4 atau bisa diganti dengan air bekas cucian beras dan zat sisa sari tebu (amina) atau bisa diganti dengan gula merah yang sudah dilarutkan. Kemudian dilakukan fermentasi selama kurang lebih 2 minggu dengan kondisi wadah yang tertutup rapat.  Setelah pembuatan pupuk yang telah dilakukan mahasiswa KKN UNS selama kurang lebih 2 minggu, hasil pupuk POC ini kemudian dicampurkan dengan media tanah untuk penanaman bibit cabai dan sayur sejumlah kurang lebih 70 polybag untuk dibagikan kepada warga RT 01 RW 02 pada hari Kamis, 11 Agustus 2022. Kegiatan sosialisasi ini menambah kesadaran tentang pengelolaan sampah yang dimulai dari lingkup rumah tangga. Selain itu, dari limbah rumah tangga dapat menghasilkan pupuk yang dapat digunakan sebagai alternatif pengganti pupuk kompos yang bermanfaat untuk para petani.

Pada program kerja pemilahan sampah anorganik, mahasiswa bekerjasama dengan karang taruna Desa Tawangharjo RT 1 RW 4. Sampah anorganik yang dikumpulkan yaitu botol bekas, kardus, kaleng, plastik, dan lain-lain yang sekiranya memiliki nilai jual. Hasil dari penjualan sampah tersebut akan dimanfaatkan sepenuhnya untuk kebutuhan warga RT 1 RW 4. Program ini dilaksanakan sebanyak 2 kali dalam kurun waktu 1 bulan atau setiap 2 minggu sekali. Pada akhir pelaksanaan, mahasiswa KKN kelompok 367 memberikan 1 unit gerobak sampah sebagai kenang – kenangan kepada pihak desa dengan harapan dapat dipergunakan untuk pengambilan sampah. Alasan dipilihnya gerobak sampah sebagai kenang – kenangan adalah karena sebelumnya desa belum memiliki gerobak sampah, namun masih menggunakan kendaraan bermotor berupa tossa yang merupakan milik salah satu warga yang bukan merupakan milik Desa Tawangharjo.

Pada program kerja pembuatan website desa, mahasiswa bekerjasama dengan KOMINFO untuk menyediakan website bagi Desa Tawangharjo. Pihak mahasiswa KKN mengembangkan website desa yang disediakan oleh pihak KOMINFO dan mengisinya dengan beberapa konten. Konten tersebut diantaranya adalah profil desa, kegiatan desa, dan informasi UMKM yang tersedia di desa. Selain itu, pihak mahasiswa KKN juga membuat buku panduan penggunaan website bagi perangkat desa Desa Tawangharjo. Proses pembuatan website ini memerlukan waktu kurang lebih 10 hari. Pada program kerja pemanfaatan rest area, mahasiswa bekerjasama dengan pengelola rest area dan perangkat desa. Pihak mahasiswa KKN memberikan tanaman ketapang sejumlah 6 yang kemudian ditanam di lingkungan rest area. Hal ini bertujuan untuk membuat rest area menjadi lebih asri sehingga bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh masyarakat Desa Tawangharjo.